Wednesday, February 12, 2020

Penyebab Bulu Kucing Rontok

bulu kucing rontok

"Mengapa bulu kucing bisa rontok ?". Mungkin pertanyaan tersebut sering tersirat difikiran setiap orang terutama para catlovers, pasalnya hampir semua kucing bulunya selalu rontok saat di usap-usap oleh tangan kita ataupun saat disisir.

jika pada manusia "Rambut adalah mahkota", maka pada hewan bululah yang merupakan bagian terpenting yang harus dirawat "terutama pada kucing". Salah satu kucing yang harus lebih diperhatikan kebersihan bulunya ialah kucing persia dan anggora.

Pasalnya kedua ras kucing tersebut memiliki bulu yang lebat dan panjang, dengan merawat bulu kucing tentunya kucing yang kita pelihara akan terlihat lebih cantik dan menggemaskan.

Namun lain halnya jika bulu si kucing rontok, munkin hal tersebut bisa sangat risih bagi mereka maupun kita sang pemilik. Maka dari itu, kita kamu harus segera mencari tahu penyebeb dan bagaimana cara mengatasinya.

Sebenarnya bulu kucing bisa rontok disaat mereka memasuki usia 4 hingga 5 bulan, namun tetap saja kesannya menyebalkan. terlebih lagi saat kerontokan bulunya malah berserakan dimana-mana.

Bulu kucing bisa rontok dan berceceran dimana-mana seperti pada baju, sofa, lantai dan lain sebagainya. Selain itu jika kucingnya tidak terawat mungkin akan mengakibatkan masalah pada kita yang disebabkan oleh bahaya bulu kucing.

Meski kucing akan mengalami perontokan bulu disaat ia berumur 4 sampai 5 bulan, tetap saja jangan menyepelekannya "Terlebih lagi kerontokannya bisa dibilang berlebihan".

Nahh. Agar kita mengenali penyebab dan cara mengatasi kerontokan pada bulu kucing, Wikipet.info akan membagikan informasi lengkap seputar bulu kucing yang rontok. Mari kita simak ulasannya dibawah ini agar kita semakin paham penyebab dan cara mengatasinya.

Penyebab Bulu Kucing Rontok

bulu kucing rontok
Penyebab bulu kucing rontok
Kerontokan bulu kucing bisa saja disebabkan oleh beberapa hal yang kamu anggap sepele, bahkan mungkin kamu tidak menyadari bahwa hal tersebut adalah penyebabnya.

Penyebab kerontokan bulu pada kucing tentulah bukan berdasarkan satu faktor saja, melainkan banyak hal yang dapat berdampak pada kesehatan bulu kucing yang pada akhirnya dapat menyebabkan kerontokan. Berikut ini penyebab kerontokan pada bulu kucing.

Kekurangan Gizi

Mungkin kamu tidak megenali ciri ciri kucing yang kurang gizi itu seperti apa, dan pada ahirnya kamu membiarkan masalah tersebut berlarut-larut dengan sendirinya, Namun tahukan kamu bahwa masalah ini bisa mejadi salah satu penyebab kerontokan pada bulu kucing ?.

Kerontokan pada bulu kucing bisa disebabkan oleh salah satu hal yang mungkin kamu sepelekan seperti  kekurangan Vitamin A, Vitamin E, dan Protein dimana nutrisi tersebut sangat dibutuhkan dalam pembentukan bulu kucing.

Vitamin yang berlebih

Meski kamu sudah memberikan vitamin pada kucing yang mengalami kerontokan dan ternyata bulunya masih saja ronyok, mungkin kamu memberikan vitamin secara berlebih kepasa si kucing.

Perlu diingat selain kekurangan vitamin, kelebihan vitamin juga dapat menyebabkan kerontokan pada bulu kucing. Pemberian vitamin memang sangat penting, bahkan kami jua mnyarankan kalian untuk memberikan asupak vitamin bagi kucing kesayangan kalian.

Tapi jika pemberiannya dilakukan dengan cara berlebih, bisa-bisa kucing kesayangan kalian over dosis yang pada akhirnya bisa menyebabkan kerontokan pada bulu, kulit kering dan lebih parah bisa menimbulkan pengelupasan pada kulit dan berkerak.

Kelembapan udara

Kelembapan udara juga merupakan penyebab kerontokan bulu kucing, namun masalah ini tidak perlu difikirkan. kerontokan yang diakibatkan oleh suhu udara umumnya bersifat biasa dan wajar-wajar saja. Seperti yang kita ketahui, bulu berfungsi sebagai pengatur suhu tubuh suatu hewan. 

Saat musim dingin tiba, intensitas bulu biasanya akan lebat. Namun sebaliknya, jika musim panas tiba bulu tersebut akan rontok. namun kerontokan yang ditimbulkan oleh suhu ridak terlalu para, intinya untuk membuat kucing kepanasan saja.

Produk mandi yang tidak cocok

Kesalahan dalam memilih produk perlengkapan mandi si kucing juga bisa menjadi penyebab rontoknya bulu kucing, maka dari itu kamu haru teliti saat memilih produk tertentu sebagai perlengkapan mandinya.

Salah satu produk yang sering digunakan untuk mmandikan kucing ialah sampo, meski sampo dapat merawat bulu kucing, tidak jarang juga pemberian sampo menjadi salah satu penyebab bulu kucing menjadi rontok"hal tersebut disebabkan oleh ketidak cocokan produk pada tubuh kucing".

Kami sarankan sebaiknya kamu jangan memilih sampo yang intensitas busanya banyak, sampo yang memiliki busa yang begitu banyak biasanya mengandung kadar detergen yang tinggi. Jika kamu menggunakan sampo yang demikian, bisa-bisa kulit kucing kesayangan kamu iritasi serta menimbulkan kerontokan.

Kucing alergi

Alergi juga merupakan salah satu penyebab rontoknya bulu kucing, meski bukan merupakan penyebab yang paling utama, namun tetap saja bisa mejadi pemicu terhadap kerontokan. alergi juga bisa dipicu oleh makanan kucing, parasit, kesalahan dalam vaksinasi, hingga bisa disebabkan oleh salah pemberian obat.

Jika kucing kesayangan kamu mengalami kerontokan pada bulunya yang disebabkan oleh alergi maka segeralah bawa kucing kamu ke dpkter hewan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pengobatan

Untuk kerontokan bulu kucing yang disebabkan Oleh pengobatan, kamu tidak usah hawatir. Biasanya setelah kucing mendapatkan pengobatan tertentu bulunya akan mengalami kerontokan. Namun kerontokan yang terjadi tidak terlalu parah.

Kutu dan Pinjal

Kutu merupakan parasit penggangu yang biasa bermungkim di tubuh hewan dan biasanya bersarang pada bulu. Kutu akan mengkisap dan mengambil darah kucing, bahkan tidak tidak jarang kutu akan mengambil nutrisi pada tubuh inangnya melalui kulit.

Nutrisi yang diambil pada tubuh kucing akan menyebabkan kerontokan pada bulunya. Selain itu, nutrisi yang diberikan pada kucing guna untuk menjaga kesehatannya terbuang percuma kerena diserap oleh parasit ini.

Jamur

Bulu kucing yang cenderung berkarakter panjang dan bervolume, saat kondisinya lembab akan lebih rentan terkena jamur. Bila kucing kamu terkena jamur akan menyebabkan kerontokan pada bulu kucing, maka dari itu pelajari cara memandikan kucing agar bulunya bersih dan halus.

Tungau

Demodex dan scabies merupakan tungau yang menyebabkan kerontokan pada bulu kucing. tungau ini menyerang tubuh kucing dengan cara membuat terowongan kecil pada pori-pori kulit kucing yang bisa dilihat seperti lubang pada kulit kucing. Biasanya kalau sudah terlanjur seperti ini kulitnya bisa infeksi dan bulunya bisa rontok.

Kucing stres

Bulu kucing yang rontok mungin disebabkan oleh masalah yang satu ini, bahkan bisa menjadi penyebab yang sering terjadi pada kucing. Jika kucing mengalami stress, pembuluh darah yang berfungsi untuk mengirimkan nustrisi ke seluruh tubuh bisa terhenti yang nantinya dapat menyebabkan kucing tidak bergairah dan bulunya akan rontok.

Sudah waktunya rontok

Seperti yang telah disinggiung sebelumnya bahwa kucing akan mengalami kerontokan bulu secara alami pada waktu-waktu tertentu. Biasanya kerontokan tersebut dialami si kucing selama setahun sekali, bahkan kerontokannya pun tidak sedikit, alias banyak.

Namun saat kucing kamu rontok yang disebabkan oleh masalah alami seperti in biasanya bulu-bulu yang rontok akan tergantikan oleh yang baru, jadi kamu tidak usah hawatir.

Cara mengatasi bulu kucing yang rontok

bulu kucing rontok
Gambar kucing nggora

Jika kamu sudah mengetahui penyebab kerontokan pada nulu kucing, sebaiknya kamu harus segera menyiasati masalah tersebut.
"Lalu bagaimana cara mengatasi bulu kucing yang rontok ?"
berikut ini wikipets.info akan membaginkan ulasan mengenai cara mengatasi bulu kucing yang rontok, jadi silahkan simah Ulasannya dibawah ini.

Ganti produk yang cocok

Jika kerontokan pada bulu kucing disebabkan oleh pemilihan produk yang tidak tepat, Entah itu produk makanan, perlengkapan mandi atau produk kucing lainnya yang berhubungan langsung dengan badannya. sebaiknya kamu harus segera mengganti produk yang disurigai tidak cocok bagi kucing kamu.

Memandikan kucing

Dengan melakukan perawatan pada kucing khususnya grooming pada kucing, tentunya dapat membantu mengatasi masalah kerontokan pad kucing kesayangan kamu.

Dengan grooming atau memandikan kucing ini bukan hanya membantu mengatasi bulu kucing yang rontok saja, melainkan ampuh juga untuk membasmi parasit, tungau, jamur hingga bakteri yang dapat mempengaruhi kesehatan kulit si kucing.

Menyisir Bulu Kucing

Setelah melakukan perawatan grooming atau memandikan kucing, pastinya kamu akan melakukan penyisiran pada bulu kucing kesayangan kamu. Perlu kamu ketahui, menyisir bulu kucing ternyata memiliki banyak manfaat seperti halnya dapat melacarkan metabolisme tubuh si kucing, yang nantinya akan berdapak baik pada kulit kucing.

Selain itu, menyisir bulu kucing juga dapat menyingkirkan kutu dan tungau pada bulu kucing kamu, serta dapat mempererat hubungan kamu dengan si kucing karena kucing dapat merasakan menyamanan saat bulunya disisir.

Dari beberapa manfaat tersebut tentunya dengan menyisir bulu kucing bisa menjadi salah satu cara mengatasi bulu kucing yang rontok serta dapat mencegahnya datang kembali, "jika disebabkan oleh masalah-malsalah yang tidak biasa".

Berikan Obat bulu kucing rontok

Jika kerontokan pada bulu kucing tergolong parah dan tidak bisa dianggap sepele lagi, sebaiknya anda segera memberikan obat khusus unutk menangani kerontokan pada bulu kucing. Obat tersebut dapat kamu beli di petshop terdekat di kota kamu.

Sebelum kamu menggunakan obat rontok pada bulu kucing, sebaiknya pahami dulu penyebab yang dialami si kucing. Selain itu, kamu boleh memberikan obat tersebut pada kucing kesayangan kamu dengan intensitas pemberian obat yang secukupnya saja.

Beri vitamin

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, penyebab bulu kucing yang rontok bisa disebabkan oleh kekurangan vitamin A dan B, Maka berilah vitamin pada kucing kamu guna untuk mengatasi kerontokan pada bulu kucing.

perlu kamu ingat, penyebab lain pada kerontokan kucing bisa disebabkan oleh kelebihan vitamin, jadi berikanlah vitamin dengan batasan yang wajar saja.

Dalam kata lain, pemberian vitamin dilakukan hanya untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya serta untuk menjaga kesehatannya saja. "Jangan sampai kucing kamu mengalami over dosis".

Biarkan dan rawat seperti biasa

Nah, untuk cara mengatasi bulu kucing yang rontok dengan cara membiarkannya seperti biasa hanya dilakukan saat disebaban oleh kerontokan alami saja seperti kerontokan yang terjadi pada musim-musim tertentu. kamu hanya perlu melakukan perawatan seperti biasanya.

Buat kucingmu nyaman

"Kucing kamu rontok ?". Mungkin bisa jadi kerontokan tersebut disebabkan oleh kucing strees. maka dari itu, jika kucing kamu stres cobala untuk mengajaknya bermain-main dengan kamu sang pemiliknya. sesekali belikanlah ia kainan agar dapat menghibunya saat seharian dirumah, dengan demikian kucing pun akan senag dan gembira.

Jika kucing kamu senang maka stressnya pun akan berkurang,  hal tersebut juga bisa menjadi salah satu coolingdown saat kucing kamu stress. Namun jika si kucing masih saja stress, sebaiknya kamu cari tahu dulu ciri-ciri kucing stress dan cara mengatasinya.


Demikianlah ulasan terkait bulu kucing yang rontok. Anda dapat memahami berbagai penyebab dan cara megatasinya di atas. Semoga artikel ini dapat membatu anda dalam mengurus kucing kesayangan kamu

Terimakasih dan semoga bermanfaat

Jangan kau seperti iblis, Hanya melihat air dan lumpur ketika memandang Adam.

0 Comments